coba

Friday, 6 February 2015

Review Bukunya CT Si Anak Singkong

Buku ini berisi biografi dan perjalanan hidup Chairul Tanjung - seorang tokoh pengusaha yang sangat dikenal di Indonesia. Meskipun saat ini Chairul Tanjung dikenal sebagai seorang yang sangat sukses dengan berbagai macam usaha yang dimilikinya, tidak banyak yang mengetahui masa lalu seorang Chairul Tanjung dan kepahitan apa yang dialaminya sewaktu masih muda. 

                                             *sampul depan buku CT Si Anak Singkong

Dalam buku ini, diceritakan bahwa ia bukan berasal dari sebuah keluarga yang mampu; ia pernah tinggal di lingkungan kumuh Gang Abu dengan berbagai macam permasalahan dan kesulitan. Namun ia tidak pernah menceritakan permasalahannya kepada orang lain; Chairul Tanjung adalah orang yang senantiasa tersenyum, menyembunyikan perasaannya saat orang lain ingin tahu tentang kondisi hidupnya. 

Ia tahu kedua orangtuanya sudah berusaha keras dan mengorbankan banyak hal, bahkan Ibu-nya menjual kain halus yang dimiliki hanya supaya anaknya bisa melanjutkan kuliah. Mengetahui hal tersebut, Chairul Tanjung berusaha semampunya agar ia dapat membiayai kuliahnya sendiri. Sejak saat itulah dimulai perjalanan seorang Chairul Tanjung menjadi seorang pebisnis yang handal.


Contoh sederhana bila saat itu saya tidak tahu bahwa ibu sampai rela menggadaikan kain halusnya untuk biaya kuliah, mungkin saya tak ubahnya sama seperti mayoritas mahasiswa. Berleha-leha dan fokus ke mata kuliah utama dan terima begitu saja kondisi yang ada ketimbang berusaha sekuat tenaga untuk merealisasikan berbagai kesempatan yang muncul di depan mata.

Sudahlah, hidup tak semata memorabilia dan melayang berlama-lama di dalamnya. Yang penting adalah bagaimana langkah ke depan dengan tidak mengulang berbagai kesalahan di masa depan.

                                  
   *sosok Pak CT dalam buku ini benar-benar mengajarkan keberanian dan kemandirian kita dalam memulai suatu usaha yang berhasil.

  “ Saya meyakini bahwa keberhasilan dalam memimpin usaha adalah perlunya strong leadership, tapi saya harus memulai dari diri sendiri.” (Hal.304)

“ Sekarang ini kita harus mengatur diri kita sendiri dan tidak menggantungkan diri pada pemerintah, termasuk bergantung pada orang lain.“ (Hal.334)


    *berpose setelah selesai membaca CT Si Anak Singkong :))

Buku ini sangat menginspirasi dan membuat kagum. Di pikiran saya isi nya "Wow, ada ya orang seperti ini, dia yang punya bank, media, pusat perbelanjaan, perkebunan, beberapa perusahan lain dia bukan sekedar dirut atau apa tapi PEMILIK nyaa" salut lagi dia berasal dari anak yang kurang mampu dulunya, tapi kerja kerasnya, pantang menyerah, kedisiplinan, kepemimpinannya, dan rasa ingin selalu berbagi itu yang perlu di contoh kalau ingin sesukses beliau.

No comments:

Post a Comment